Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. "lihat cangkir itu", kata si nenek keada suaminya. " Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek. Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud bicara "Terimakasih untuk perhatianya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi,aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. stop..!! stop...!! aku berteriak, tetapi orang itu berkata "belum...!!!" lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. stop..!! stop..!! teriaku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi,ia memasukan aku kedalam perapian. panas..!! panas..!! teriaku dengan keras. Stop..!! cukup..!! teriaku lagi. Tapi orang ini berkata "belum..!!" Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum.... Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop..!! stop..!! aku berteriak. Wanita itu berkata "belum..!!" lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya. Tolong..!! hentikan penyiksaan ini..!! sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku,,,,, Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin. Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku sekarang.
Renungan : "Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan Kemuliaan-Nya. "Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh kedalam berbagai pencobaan, sebab anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi mendekati kesempurnaan, ut dan tak kekurangan satu apapun" Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Dia sedang membentuk anda. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setela semua proses itu selesai, Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda" (Summited by Satriyo Hari @xxx.co.id)
Senin, 08 April 2013
Malaikat Pelindung (Ibu)
Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap di lahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan "Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?" Tuhanpun menjawab "Diantara semua malaikat-Ku, aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu". Sikecil bertanya lagi "Tapi, disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia. Tuhanpun menjawab, "tak apa, malaikatmu itu, akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia". Namun sikecil bertanya lagi "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?" Tuhanpun menjawab "Malaikatmu itu, akan membisikanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia". Sikecil bertanya lagi "Lalu,bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan?" Tuhanpun kembali menjawab "Malaikatmu itu, akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tanganya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa". Lagi-lagi sikecil menyelidik "Namun, aku mendengar, disana, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?" Tuhanpun menjawab "Tenang, malaikatmu, akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang menjadi taruhanya. Dia, sering akan melupakan kepentinganya sendiri untuk keselamatanmu". Namun, sikecil kini malah semakin sedih, "Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi". Tuhan menjawab lagi "Malaikatmu, akan selalu mengajarkanmu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, aku akan selalu ada disisimu". Hening....Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara panggilan dari bumi terdebgar sayup-sayup. "Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku......" Tuhan kembali menjawab "Nama malaikatmua tak begitu penting.Kamu akan memanggilnya dengan sebutan Ibu..."
Cinta dan Waktu
Alkisah di suatu pulau kecil, tinggalah berbagai macam benda abstrak : ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kaki cinta. Tak lama cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu. "Kekayaan!! Keyakinan!! tolong aku!!" teriak Cinta. "Aduh!! Maaf, Cinta!!" kata Kekayaan. "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu diperahuku ini". Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan!! tolong aku!!", teriak Cinta. Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta. Air semakin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan!! bawalah aku bersamamu!!", teriak Cinta. "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut, nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini", sahut Kecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia lalu menangis terisak-isak. Saat itu, lewatlah Kesedihan. "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu", kata Cinta. "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air yang semakin naik dan akan menenggelamkanya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara ,"Cinta!! mari cepat naik ke perahuku!!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik keperahu itu, tepat sebelum air menenggelamkanya. Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkanya itu. Cinta segera menanyakanya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran. "Sebab," kata orang itu "hanya waktulah yang tau berap nilai sesungguhnya dari Cinta itu....." (submmited by Steven widya@yahoo.co.uk)
Rabu, 03 April 2013
ucapan salam penulis
Rabu, 03 April 2013
Assalamualaikum wr.wb
pertama-tama saya panjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah begitu banyak memberikan nikmat yang luar biasa kepada saya sehingga saya bisa membuat blog ini. berhubung saya baru pertama kali membuat blogg,jadi bisa dibilang percobaan atau dalam tahap pembelajaran. semoga bisa bermanfaat bagi para pengunjung (kalau ada). hehehehehehehee.....!!!!!
Assalamualaikum wr.wb
pertama-tama saya panjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah begitu banyak memberikan nikmat yang luar biasa kepada saya sehingga saya bisa membuat blog ini. berhubung saya baru pertama kali membuat blogg,jadi bisa dibilang percobaan atau dalam tahap pembelajaran. semoga bisa bermanfaat bagi para pengunjung (kalau ada). hehehehehehehee.....!!!!!
Langganan:
Komentar (Atom)